Saat ini, film maupun drama produksi negeri ginseng memang lebih banyak mengupas genre romantis, fantasi, action, drama ataupun sejarah. Nah, di film Midnight Runners, kamu akan disuguhkan dengan cerita yang lebih segar dan menarik, dengan mengusung genre action yang dibalut komedi, kehadiran dua aktor tampan Korea yang saat ini tengah populer Park Seo Joon dan Kang Ha Neul akan menambah sensasi kesegaran di film besutan sutradara Kim Joo Hwan ini.

 

Film yang ditayangkan di bioskop Indonesia pada tanggal 31 Agustus 2017 lalu ini, mengangkat isu global tentang penculikan dan penjualan organ manusia yang sedang marak terjadi saat ini, juga menggambarkan sistem birokrasi yang rumit dan bertele-tele. Disini kita akan melihat bahwa masih adanya segelintir orang yang memiliki hati nurani yang dengan sukarela menolong tanpa pamrih walaupun aksinya tersebut bisa membahayakan nyawanya sendiri.

 

Bercerita mengenai dua orang pemuda yang tengah menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian Korea, dengan sifat dan latar belakang yang sangat berbeda. Gi Joon (diperankan oleh Park Seo Joon) merupakan pemuda tampan yang cuek, blak-blakan dan terkadang menyebalkan, ia masuk ke akademi kepolisian karena alasan sederhana yakni tidak perlu mengeluarkan biaya pendidikan alias gratis. Sementara Hee Yeol (diperankan oleh Kang Ha Neul), anak si pemilik toko daging merupakan pemuda pintar yang nerdy (kutu buku) namun memiliki perencanaan yang matang dalam bertindak. Suatu malam, mereka berdua tidak sengaja menyaksikan penculikan seorang remaja perempuan yang pada akhirnya terjebak dalam peristiwa dilematis dimana mereka dihadapkan dengan pilihan untuk mengikuti kata hati atau menyerah pada peraturan.

 

 

Gi Joon dan Hee Yeol, dua orang pemuda lulusan SMA yang memiliki mimpi yang sama yakni menjadi petugas kepolisian, mereka bertemu saat sama-sama masih mengikuti pelatihan sebagai syarat penerimaan masuk di akademi kepolisian. Keduanya menjadi sahabat baik, berkat kebaikan hati Gi Joon yang menolong Hee Yeol yang tengah cedera (walaupun dengan pemaksaan dan sedikit iming-iming sih hehe) dengan menggendongnya saat sesi test penerimaan terakhir murid. Sejak peristiwa itu, keduanya seakan tidak terpisahkan, bahkan dengan perbedaan sifat keduanya justru membuat persahabatan mereka malah semakin erat dan kompak.

 

Suatu hari keduanya berencana keluar dari asrama untuk mengunjungi sebuah klub demi mendapatkan pacar. Sayangnya, sesampainya di club, ternyata tidak ada satupun wanita yang tertarik pada dua orang pemuda calon polisi tersebut. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke asrama. Saat hendak kembali, keduanya berpapasan dengan seorang wanita muda cantik. Merasa masih ada kesempatan untuk mendapatkan pacar, keduanya memutuskan untuk mengikuti wanita tersebut, yang pada akhirnya dengan mata kepala mereka sendiri menyaksikan wanita tersebut di culik dengan dimasukan kedalam sebuah mobil van. Dengan sigap, keduanya langsung berlari mengejar mobil tersebut, namun tidak berhasil mengejarnya. Tidak tinggal diam, keduanya langsung menghubungi polisi dan juga mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kasus penculikan itu, namun karena terhalang oleh birokrasi yang rumit dan bertele-tele. Akhirnya, mereka memutuskan untuk memulai penyelidikan dengan cara mereka sendiri dengan hanya bermodalkan tekad serta mengingat segala informasi yang mereka pelajari selama ini di akademinya.

 

 

Bisakah keduanya menyelamatkan wanita tersebut dari penculikan? Lihat langsung aksi menegangkan sekaligus kocak, kedua calon polisi ini dalam upaya penyelamatan dan membongkar sindikat penculikan dan penjualan organ manusia dalam film Midnight Runners yang sudah tersedia secara ekslusif di Viu sekarang! Dijamin, kamu bakal merasakan berbagai emosi saat menontonnya. So, siap-siap tegang dan siap-siap tertawa ngakak ya, dramalovers!