Apa Itu TOEFL

Menempuh pendidikan tidak hanya dapat dilakukan di negara sendiri. Menempuh pendidikan juga dapat dilakukan di luar negeri karena tidak ada peraturan yang melarang seseorang untuk menempuh pendidikan dimanapun. Meski begitu, menempuh pendidikan di luar negeri memiliki tantangan tersendiri yang harus dihadapi dan dijalani.

Selain harus bersiap dengan lingkungan dan budaya baru, belajar di luar negeri juga menuntut seseorang untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang tentunya sangat berbeda dengan daerah asalnya termasuk budaya, nilai-nilai hingga bahasa yang berbeda.

Menempuh pendidikan di luar negeri berarti harus bersiap menghadapi kendala bahasa. Sebagai alat komunikasi utama, bahasa menjadi sarana utama yang sangat penting untuk menghubungkan satu orang dengan orang lain yang membuat orang dapat memahami satu sama lain. Apabila terdapat permasalahan berbahasa, maka seseorang akan kesulitan untuk berkomunikasi.

Untuk menjembatani orang-orang yang berasal dari berbagai negara berbeda dalam berkomunikasi, dibutuhkan suatu bahasa yang diakui sebagai bahasa internasional misalnya Bahasa Inggris. Meskipun Bahasa Inggris dapat dipelajari secara otodidak, namun tetap saja dibutuhkan sebuah standar yang dapat mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris.

Kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris dapat diukur dengan standar tertentu yang telah ditentukan salah satunya yaitu menggunakan TOEFL. Apa itu TOEFL? TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as Foreign Language. Sesuai namanya, TOEFL merupakan tes Bahasa Inggris sebagai bahasa asing bagi pelajar atau mahasiswa.

Dengan kata lain, TOEFL merupakan suatu tes yang diberikan di negara-negara yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Dengan adanya tes TOEFL, penduduk dari negara-negara yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama diharapkan dapat berkomunikasi secara lancar dengan penduduk dari negara yang menggunakan Bahasa Inggris.

TOEFL yang dibuat oleh lembaga Educational Testing Service alias ETS di Amerika Serikat ini digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Karena bahasa Inggris telah diakui sebagai bahasa internasional, maka dibuatlah TOEFL yang akan digunakan sebagai persyaratan masuk perguruan tinggi di Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Eropa.

Karena TOEFL dibuat oleh lembaga ETS yang berasal dari Amerika serikat, maka orientasi tes TOEFL lebih condong kepada American English dibanding British English, tidak seperti jenis tes Bahasa Inggris yang lain yang berorientasi kepada British English yaitu IELTS.

stocksnap.io

Secara umum, TOEFL dilakukan untuk menilai beberapa aspek kemampuan berbahasa Inggris yaitu mendengarkan, membaca dan menulis. Dengan adanya TOEFL sebagai standar pengukur kemampuan, diharapkan seseorang dapat mendengarkan, membaca dan menulis dalam Bahasa Inggris dengan baik dan benar sehingga proses studi dapat berjalan lancar.

Karena itulah TOEFL menjadi syarat yang wajib disertakan jika ingin menempuh pendidikan di luar negeri seperti Eropa, Australia, Kanada dan Amerika Serikat. Tentunya, ada skor minimal kelulusan yang ditentukan oleh pihak universitas atau perguruan tinggi. Apabila skor TOEFL tidak mencukupi atau memenuhi standar yang diberikan, maka tidak akan lulus seleksi.

Karena itulah diperlukan persiapan yang matang sebelum mengikuti tes TOEFL. Terlebih karena untuk mengikuti tes TOEFL dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin sebelum mengikuti tes TOEFL agar dapat mencapai skor yang diharapkan tanpa harus mengulang ujian TOEFL berkali-kali.

Penjelasan dan gambaran di atas merupakan jawaban yang menjelaskan apa itu TOEFL. Mencapai skor yang diharapkan dalam ujian TOEFL bagi sebagian orang tidaklah mudah. Terlebih bagi pelajar yang tidak terlalu mahir dalam Bahasa Inggris. Meski begitu, ada trik tertentu yang dapat membantu para pelajar untuk lulus TOEFL dengan skor yang diharapkan.

Trik tersebut adalah dengan mempelajari soal-soal TOEFL yang pernah diberikan. Dengan begitu, pelajar dapat mempelajari pola pertanyaan bahkan memprediksi soal yang mungkin muncul saat ujian TOEFL. Soal-soal TOEFL umumnya dikumpulkan menjadi satu menjadi sebuah buku kumpulan soal TOEFL yang tentunya hanya bisa didapatkan dengan membeli buku tersebut.

stocksnap.io

Meski begitu, soal-soal TOEFL tersebut masih bisa diakses dan didapatkan secara gratis. Caranya dengan mengakses website Edutore yaitu edutore.  Sebagai platform pembelajaran yang dikembangkan oleh Gramedia, platform ini menyediakan berbagai konten pilihan yang diambil dari buku-buku dari penerbit pilihan.

Jika ingin dapat memahami soal dengan baik, platform pembelajaran online ini menyediakan layanan pembahasan secara langsung. Dengan begitu, pelajar dapat memahami soal dengan lebih mudah termasuk soal-soal TOEFL. Adanya layanan tersebut diharapkan akan membantu pelajar agar dapat belajar dengan lebih mudah dan ringan tanpa terbebani dengan materi yang diberikan.

Selain menyediakan pembahasan langsung, platform pembelajaran tersebut juga menawarkan cara belajar yang lebih mudah dan ringan kepada para pelajar sehingga mereka dapat belajar seolah sedang bermain game. Dengan cara tersebut, pelajar dapat lebih termotivasi untuk belajar berbagai subjek termasuk Bahasa Inggris.

Meskipun menyediakan berbagai layanan berkualitas, namun platform pembelajaran online tersebut tidak memungut biaya dari orang-orang yang menggunakan layanan tersebut. Dengan kata lain, pelajar dapat belajar gratis tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun melalui platform pembelajaran online tersebut.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *