5 Fakta Unik Keraton Jogja yang Mesti Anda Ketahui

Dengan sebutan Jogja Istimewa, Jogja memiliki segudang destinasi wisata unik. Ya, terdapat banyak spot wisata yang sangat berkarakteristik di Jogja. Saking uniknya, beberapa tempat wisata di Jogja bisa go international.  Sebut saja seperti candi Borobudur yang masuk dalam daftar keajaiban dunia. Lalu ada Gunung Merapi yang dikenal sebagai salah satu gunung paling aktif di dunia. Nah ada satu tempat wisata lain yang keunikannya sangat tidak tertandingi yaitu Keraton Jogja.

 

Keraton Jogja merupakan pusat pemerintahan sekaligus pusat budaya di Jogja. Berkat memegang luhur nilai-nilai budaya, Keraton Jogja masuk kedalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Nah bagi Anda yang akan berlibur ke Jogja, sebaiknya cek dulu beberapa fakta unik Keraton Jogja berikut ini!

unspash.com
  • Lokasinya di Pusat Kota

Meskipun sangat kental nilai budayanya, bukan berarti Keraton Jogja ada di pedalaman. Justru Keraton Jogja berada di pusat kota, bahkan menjadi episentrum Jogja secara keseluruhan. Nah objek wisata legendaris satu ini berada di Jalan Rotowijayan, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Jogja. Nah perlu pembaca ketahui, Keraton Jogja ini sangat berdekatan dengan Jalan Malioboro. Jadi bagi Anda yang menginap di sekitar Jalan Malioboro, tinggal jalan kaki saja ke Keraton Jogja. Selain itu tempat wisata Jogja satu ini juga berdekatan dengan Alun-alun Utara di bagian selatan.

 

Jika Anda menginap di sekitaran Jalan Malioboro atau Jalan Rotowijayan, Anda bisa mencapai Keraton Jogja dengan mudah, cukup berjalan kaki saja. Namun jika lokasi penginapan Anda lumayan jauh dari pusat kota, misalnya di Bantul, maka Anda bisa memanfaatkan rental mobil Jogja. Ya betul sekali, penggunaan mobil sewaan ini sangat efektif dibandingkan bus karena Anda bisa menentukan awal dan akhir perjalanan, tidak berdesakan dengan orang lain, dan pastinya sangat fleksibel. Tak hanya itu, Anda bisa menyewa mobil dengan supir sehingga Anda tinggal duduk manis dan akhirnya sampai di Keraton Jogja. Disekitar area Keraton Jogja juga banyak rental mobil, jadi jangan khawatir tidak bisa pulang ya.

 

  • Sultan Hamengku Buwono I

Anda mungkin bertanya, siapa yang menggagas dan membangun tempat seindah Keraton Jogja? Nah penggagas dan pendiri Keraton Jogja adalah Sultan Hamengku Buwono I, buyut dari sultan Jogja saat ini. Selain dikenal sebagi sultan atau raja, Sultan Hamengku Buwono I juga merupakan seorang arsitek. Keraton Jogja juga merupakan buah pikiran dari Sultan Hamengku Buwono I.

 

Menurut teks sejarah, Sultan Hamengku Buwono I membangun Keraton Jogja ini awalnya sebagai pesanggarahan (garijitawati) atau tempat beristirahat untuk jenazah raja-raja Mataram. Jadi sebelum dikebumikan di Imogiri (komplek pemakanan raja-raja Mataram), jenazah-jenazah tersebut transit dulu di Keraton Jogja ini. Perlu Anda ketahui bahwa Kerajaan Mataram menganut sistem Islam namun masih menggunakan ‘pakaian’ Hindu sehingga ada akulturasi budaya didalamnya.

unspash.com
  • Abdi Dalem yang Setia

Kesetiaan tidak hanya berlaku antara sepasang kekasih, melainkan juga antara abdi dalem dengan Keraton Jogja. Ya, jika Anda mengunjungi Keraton Jogja, maka Anda akan menemukan banyak sekali abdi dalem. Nah abdi dalem ini bekerja secara sukarela dan tidak diundang sebelumnya dari pihak kesultanan. Pihak kesultanan Jogja tidak pernah membuka lowongan pekerjaan sebagai abdi dalem. Namun anehnya, banyak sekali orang yang datang dan secara sukarela mengabdikan diri menjadi abdi dalem. Setiap abdi dalem menggunakan pakaian tradisional Jogja, sehingga terlihat sangat eksentrik. Diperkirakan ada sekitar 2.300 abdi dalem di Keraton Jogja, jadi sejauh mata memandang, Anda pasti akan melihat abdi dalem di Keraton Jogja.

 

  • Konsep Trilogi

Perlu Anda ketahui, masyarakat Jogja mempercayai konsep trilogi seperti dalam kepercayaan Hindu. Konsep trilogi tersebut yaitu Palemahan, Pawongan, dan Parahyangan. Palemahan disimbolkan dengan Pantai Selatan yang berarti hubungan antara manusia dengan alam. Sedangkan Pawongan disimbolkan dengan Keraton Jogja yang berarti hubungan antara sesama manusia. Sedangkan Parahyangan disimbolkan dengan Gunung Merapi yang berarti hubungan antara manusia dengan Tuhan. Nah dalam konsep trilogi tersebut, Keraton Jogja dianggap sebagai elemen utama yang mengatur berbagai hal terkait sosial. Itulah mengapa Keraton Jogja dianggap sebagai tempat sakral yang wajib disucikan.

unspash.com
  • Anti Banjir

Anda mungkin sering melihat di film bahwa kerajaan letaknya selalu berada di atas bukit. Nah Keraton Jogja ini ‘pun tidak ada bedanya karena berada di dataran yang lebih tinggi dibanding area disekitarnya. Meskipun hari ini tidak kelihatan jarak ketinggiannya, namun di masa lalu, Keraton Jogja ini terlihat seperti kerajaan super power yang berada di atas bukit. Karena faktor ketinggian tersebut, alhasil Keraton Jogja ini jadi anti banjir. Sederas apapun hujan yang turun, tetap tidak akan bisa membuat Keraton Jogja kebanjiran. Jadi jangan takut kebanjiran ya saat liburan di Keraton Jogja!

 

Nah itulah beberapa fakta unik Keraton Jogja yang mesti Anda ketahui. Dengan mengetahui beberapa fakta menarik di atas, kemungkinan besar Anda semakin tertarik untuk mengunjungi tempat wisata legendaris satu ini. Jadi ketika travelling di Jogja, jangan lupa mampir ya ke Keraton Jogja!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *